Cara Menyapih Anak Agar Tidak Rewel Bahkan Saat Tidur Malam

cara menyapih anak agar tidak rewel

Hitungan Hari menuju melepas ASI anak ke 2, penyapihan sudah di rencanakan sebulan sebelumnya. Alhamdulilah untuk anak yang ke 2 ini Fanisya Nur Arsyila Putri sangat di berikan kemudahan oleh Allah SWT.

Tiap anak memang unik dan punya ciri khas masing masing tidak ada yang sama meskipun terlahir dari Rahim yang sama.  Saat anak pertama Adzkia Syahira Az Zahra, proses penyapihan sungguh penuh drama di saat tepat 2 tahun Adzkia tidak langsung mau lepas ASI.

Masih proses pengurangan bertahap, awalnya tidak di kasih siang saja, nah setelah dirasa cukup. Lanjut ke tahap enggak dikasih juga malam harinya. Karena sudah kompensasi 1 pekan, maka pekan berikutnya full tak ada lagi kompensasi. Saya dan suami sepakat untuk tidak akan ngasih baik siang ataupun malam.

Otomatis minggu ke 2 penyapihan kami hampir tiap malam bergadang, saat Adzkia minta mimi kami bergantian mengalihkan nya dengan menggendongya dan mengalihkan minum susu di gelas dan itu tetap belum berhasil menenangkan rengekanya. Dia minta mimi seminggu full jatah tidur malam jadi terganggu.

Cara Menyapih Anak Agar Tidak Rewel

Berbeda dengan adiknya Adzkia yaitu Arsyila. Sebelumnya kita sudah memberikan stimulus pada anak sebulan sebelum bulan masa sapih tiba, masa penyapihan januari, maka dari awal desember sudah mengajak anak ngobrol dengan kalimat seperti ini :

“arsyila nanti bulan depan eunen (diaminta mimi bilangnya eunyen) nya dikurangi ya karena arsyila udah 2th bulan depan perintah Allah udah ga boleh mimi lagi”

dan Arsyila pun mengangguk tanda setuju. Entahlah saya belum yakin saya berharap ia benar-benar setuju dan mengerti. Pernyataan tersebut terus berulang tiap kali ada kesempatan saat ia minta mimi sy selalu panggil namanya dan bilang pesan tadi. Ia pun mengangguk sama tanda setuju lalu kami tos saling tempelkan telapak tangan tiba januari 2020 kalimatnya berubah saat ia minta mimi saya berikan kalimat

“ Arsyila bulan ini bulan januari bulan ini arsyila nanti tanggal 23 udah ga boleh mimi lagi ya”

Sesekali ia menggeleng kepala tanda gak mau disertai menggerakan pundak diangkat sambung saya.

ekh tapi ini perintah Allah, Allah memerintahkan mimi hanya sampai 2 tahun jadi Arsyila mau ya

Beberapa kali bujukan dan akhirnya ia pun memberikan anggukan kepala tanda setuju di akhiri saling tos tangan dan saya berikan kecupan sayang.

Tiga hari menjelang masa penyapihan saya pun tak lupa mencari persiapan alat bantu. Kalau-kalau masih tetap mau mimi. Alat bantunya saya tempel di puting saya pikir harus yang rasa pait kalau arsyila ini seneng buah-buahan kayaknya kalau dikasih lemon ga akan ngefek kayak adzkia dulu kalau adzkia memang anaknya pemilih, paling ga suka buah-buahan jadi pas waktu dikasih lemon lumayan ngefek ga mau mimi (rasanya jadi asyem) qudrotulloh saya pesan tanaman sambiloto dari bundanya teman teteh adzkia di sekolah namun ga jadi bawa karena tanaman nya udah di hilangkan dirumah mertuanya ceritanya, its ok tetap masih santai aja belum nyari lagi cara lain kalau-kalau pas hari nya masih ga mau lepas mimi. Beberapa ibu-ibu menyarankan pakai lipstick aja di putingnya, dulu pun pernah dengar sih metode ini, baiklah akhirnya masuk referensi untuk di coba. Otomatis percobaan pertama langsung dieksekusi saat 3 hari menjelang 2 tahun rencana siang aja ga di kasih mini nya kalau malam masih merengek masih bisa kasih toleransi karena mungkin akan mengganggu tidur.

Senin 21 januari 2020 Sepulang antar kakaknya dari RA langsung siangnya arsyila minta mini saya langsung pakai lipstick merah bentuk gambar tanda silang di bagian atas PD nya biar langsung terlihat belum di bagian puting ingin tau responya dlu dan ternyata saat liat PD sy merah Arsyila langsung terdiam seperti bingung atau takut saya sambil komunikasikan

“Arsyila udah ga eunen siang ini ya ni lihat eunen mama sakit ada merahnya” Note: (memang beneran sakit ngebageul kalau istilah sundanya mah karna belum di mimi kan). 

ga nyangka bangeut ia langsung ngangguk dan ganti minta gendong peluk sama ayahnya (peran ayah sangat dibutuhkan sekali disini) dan efek sugesti ini berlangsung hingga malam, biasanya malam kalau kebangun pasti minta mimi ini otomatis minta gendong sang ayah karena ayahnya udah ga kuat alias pegel gendong maka akhirnya mau saya kasih mimi dulu sementara karena memang sepakat kalau malam masih beri toleransi, ekh arsyila ternyata ga mau mimi karnena di PD saya masih ada lipstiknya Masya Allah ternyata memang seperinya pesan tadi siang masih nempel di benaknya ok saya langsung hapus lipstiknya saat sudah bersih saya tawari hayuk Arsyila mau eunyen? Liat PD sy bersih ia langsung mau Alhamdulilah sudah melewati ujian tahap awal tidak mimi saat siang.

Hari berikutnya jelang hari ke dua masa saat penyapihan seperti biasa focus pencapaian adalah saat siang toleransinya ga di kasih mimi, saat bangun pagi belum saya mandin rencana nya nanti aja sepulang kakak nya dari sekolah biar waktunya leluasa ditambah jaga-jaga supaya tidak kesiangan berangkatnya lanjut sarapan pagi dan saya pun belum melihat tanda-tanda minta mimi dari Arsyila biasanya dia pagi-pagi pasti minta mimi sebelum berangkat antar tetehnya ke sekolah.

Berarti masih ok saya lanjut tinggal antar kakak nya ke RA saya tinggal selama 2 jam, saat pulang ternyata Alhamdulilah masih tidak ada terlihat-tanda tanda minta mimi. Lanjut ayahya berangkat kerja, siang hari Arsyila pup langsung saya bawa ke kamar mandi untuk di bersihkan sekalian mandi dan keramas selesai di bersihkan pakai handuk sambil saya ajak ngobril

“arsyila alhamdulilah sekarang udah mau 2 tahun nah Allah memerintahkan kalau udah 2 tahun tidak mimi lagi nanti mimun susu aja di gelas seperti teteh ok?

Ia memberikan senyuman manis dibarengi dengan anggukan dan sya timpali

ye Alhandulillah Arsyila pinter tos dulu

lanjut saya kecup pipi dan keningnya setelah selesai pakai baju alhamdulilah ia langsung bermain bereng tetehnya saya pun lanjut siapkan makan siang selesai makan siang lalu main lagi lanjut tidur siang pun lulus tanpa minta mimi padahal sebelumnya kalau mau tidur siang pasti wajib sambil mimi.

Cara Menyapih Anak Saat Tidur Malam

cara menyapih anak saat tidur malam

Sore Sepulang ayahnya kerja lanjut sampai tidur malam Alhamdulilah saya masih tidak melihat tanda-tanda minta mimi, dan saat malam hari biasaya ke bangun sekitar jam 2 atau jam 3 ini alhamdulilah hanya minta minum cukup minta di kipas dan di elus punggung tidur lagi dan ini berlanjut saat pagi juga siang tidak ada rengekan minta mimi Alhamdulilah udah bisa dipastikan Arsyila Lulus Penyapihan Tanpa Drama ,perasaan saya sungguh bercampur aduk bahagia, terharu dan juga sekaligus sedih ternyata di luar dugaan dua hari menuju genap 2 tahun Alhamdulilah Arsyila sudah lulus Lepas Asi dan malah saya yang terasa merasa sakit karena PD saya masih mengeras berisi ASI namun sudah tidak ada yang meminumnya. Entah kenapa mata saya merembes mili ada rasa kangen dengan pijatan PD lewat sedotan mimi dari mulut sang buah hati saya berdoa ya Allah benginikah rasanya cinta seorang ibu mengalir lewat memberian Asi betul dikatakan bahwa memberikan ASI bukan sekedar aktifitas biasa melainkan juga aktivitas kontak batin dari ibu dengan anak disana terjadi ikatan batin dan kedekatan yang sangat begitu kuat.

Baca juga : Pengertian Parenting

Saat hari penyapihan tepatnya tanggal 23 januari 2020 Arsyila betul-betul terlihat happy sepertinya ia sudah lupa walau sesekali lihat PD saya ia malah senyum lanjut saya peluk tidak ada respon minta mimi sedikutpun Alhamdulilah ya Allah saya sungguh terharu. Ada beberapa poin yang bisa diambil dari pengalaman saya ini lulus penyapihan tanpa drama namun penuh cinta.

  1. Sering ajak ngobrol bahwa saat nanti usia 2 tahun perintah Allah dede tidak mimi lagi obrolan ini bisa jadi pembuka minimal 1 bulan sebelum anak genap berusia 2 tahun, poin pentingnya usia 0-2th fitrah base education seperti ust harry santosa sampaikan adalah usia menanamkan keimanan dan kecintaan pada Allah karena yang dominan berkembang adalah ranah emosi atau perasaanya
  2. Lakukan pengurangan ASI secara bertahap saat menjelang masa penyapihan, kalau anak saya 3 hari sebelum, pastinya tiap anak berbeda-beda boleh lakukan 1-2 minggu menjelang usia 2th sambil beritahu anak jg kalau mau dikurangi misalnya hanya boleh malam aja atau hanya sekali aja miminya saat siang sesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan anak.
  3. Berikan apresiasi jika ia lulus tiap tahapan misalkan dengan pujian kecupan dan pelukan, contoh:

hore alhamdulilah dede hari ini miminya udah berkurang Cuma satu kali aja saat siang, nanti lanjut siang tidak ada mimi ya mimi hanya boleh malam aja” dibarengi pelukan dan kecupan sayang dst bantu jg dengan minun susu penganti ASI.

  1. Tak lupa senantiasa berdoa sama Allah untuk diberikan kemudahan saat proses penyapihan karena hakikatnya proses penyapihan adalah proses menjalankan perintah Allah SWT.
  2. Komunikasikan dengan suami pastikan ia siap support proses penyapihan.
  3. Siapkan jg alat bantu jaga-jaga kalau anak belum bisa diajak kompromi sampai usia genap 2 tahun alat bantu dipastikan yang bisa menciptakan rasa enggan mimi, misal PD di beri lipstick, di olesi jeruk asem di olesi jamu super pait dll.

Demikian sharing pengalaman saya meyapih anak ke 2. Saya menyebutnya cara menyapih anak tradisional. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa aja ibu yang mau menyapih anaknya tanpa drama.

Dengan catatan pastinya tiap kondisi tidak akan sama, kasus  yang terjadi pada saya adalah kasus dengan kondisi anak full ASI (selama 2th) tanpa bantuan sufor, mungkin konsisi lain bisa berbeda prosesnya ketika anak yg memang sejak awal di bantu sufor mungkin bisa lepas ASI lebih cepat dengan otomatis begitu mudahnya dengan sendirinya tanpa diberitahu ia udah otomatis ga mau, biasanya jg terjadi pada kasus ibu yang hamil saat masih masa menyusui seperti contoh kasus kaka ipar saya hamil saat masih punya bayi usia 10bulan dengan mudahnya ddnya lepas ASI dari ibunya tanpa memakai tips yang saya lakukan karena mungkin otomatis rasa Asinya berubah atau volume airnya berkurang karena pengaruh janin di dalam Rahim. Jadi intinya pasti akan berbeda walau ada kemungkinan ada jg yang sama, karena akan ada banyak sekalui factor yang mempengaruginya saya sendiri anak pertama dengan kondisi kasus yang sama full ASI selama 2th dalam proses penyapihanya alhamdulilah penuh dengan drama hee sampai bisa lulus lepas ASI lewat sekitar 1-2mgg dari genap 2 usia tahun.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca tulisan seputar cara menyapih anak di blog yang sederhana ini.

Salam semangat dan sukses buat para ibu yang sedang atau akan berjuang melewati masa penyapihan dengan sangat mudah, penuh cinta dan tanpa diiringi dengan drama. Bentuk dramanya bisa beda beda juga misal menangis kenceng, menjerit, tantrum, pengen terus di gendong ddan lain-lain.

Intinya konsisten berjuang mencari berbagai cara dan yang penting pondasinya mesti benar yaitu dalam rangka menjalankan Perintah Allah. Niatkan ini adalah bentuk ibadah pada Allah, tekankan jg proses penyapihan ini adalah wujud cita dan kasih sayang pada sang anak.

 

Salam hangat

Sali Saputra ^_~

23 januari 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Ada yang bisa di bantu?