Surat Cinta Untuk Kedua Putri Kecilku

Dear Adzkia Putri Pertamaku

            Hampir 6 tahun berlalu engkau telah hadir di tengah-tengah kami. Sebagai ibu yang membersamaimu tumbuh sejak engkau lahir begitu luar biasa melihat kami sekarang saat engkau bilang “mama adzkia mau belajar masak sendiri“, “mah adzkia mau mandi sendiri”, “mah adzkia mau bantuin mama”, “mah adzkia mau belajar cuci piring”, “mah adzkia mau belajar ngepel” dan beberapa semangat kemandirian lainya yang membuat mama bangga, saat kau haus tak ada lagi rengekan minta diambilkan terharu dan bahagia rasanya saat engkau makan sendiri dan menghabiskannya, melihat kapandaianmu melipat baju melihatmu mengerjakan shalat tanpa disuruh di usia beliamu yang baru menginjak 5,5th tak henti –hentinya mengucap syukur Atas nikmat yang Allah berikan ini haru biru ketika suatu saat mama belum sempat masak kau dengan lahap sendiri memakan nasi hangat yang baru matang dari alat penanak nasi dalam piring meski tanpa lauk-pauk. Mungkin saat ini kau belum mengerti kenapa saat kau minta mandi sama mama, mama selalu bilang dan meyakinkan kan adzkia sudah pinter bisa sendiri berulang membujukmu akan tetap mau melakukanya sendiri karena melatihmu mandiri sejak dini akan memudahkanmu saat dimana ada moment mama ga bisa temani kamu lagi, kamuga akan bergantung sama orang lain untuk memenuhi kebutuhanmu sendiri dan itu akan memudahkan siapa saja yang nanti bersamamu.

Dear Arsyila Putri keduaku

            Usiamu kini menginjak hampir 3 tahun, seperti hal nya kakakmu luarbiasa mama mengucap syukur atas hadirmu yang kini pun sudah mampu belajar mandiri maafkan mama yang terkadang belum percaya di usia mu yang 2,5th ternyata kau sudah pandai memakai celana dan baju sendiri meskipun denagn durasi yang lebih lama, alhamdulilah kini kau sudah lulus toilete training belum pernah terjadi lagi pipis dilantai ataupun pup dicelana kini engkau selalu mandiri mengutarakan keinginanmu untuk pipis dan pup kini mama tak terlalu khawatir lagi jika kami berada lama di rumah kakek nenek tanpa mama. Engkau pu kini telah pandai makan sendiri meski terkadang mama merasa belum tega dengan cara makan mu yang masih lama dan juga terkadang tidak banyak.

Mama hanya bisa terus berdoa semoga mama mampu membersamai kalian berdua hingga bisa menghantarkan kalian tumbuh dewasa dan mandiri, semoga jika suatu saat nanti jika mama ataupun ayah tidak bisa terus membersamai kalian, kalian sudah menjadi anak yang mandiri dan tak lagi bergantung pada orang lain.

Salam sayang dan Cinta dari

Mama dan Ayah


#aliranrasabundasayang
#petualangansobatualangzona2
#melatihkemandiriandiridanananda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Ada yang bisa di bantu?