9 Cara Efektif Memasarkan Produk Real Estate di Era Digital

Real estate merupakan salah satu jenis investasi yang cukup menguntungkan.

Namun, dalam menjual produk real estate, banyak faktor yang harus diperhatikan agar dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan.

Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai cara memasarkan produk real estate dengan tepat.

Cara Memasarkan Produk Real Estate

1. Target Pasar

Kalau anda jualan baju muslimah, tentu saja target pasar yang dituju adalah perempuan berhijab yang biasa ikut pengajian.

Kalau anda jualan lokasi wisata, maka target pasarnya adalah orang-orang usia 20-38tahun yang hobi jalan-jalan.

Karena Target pasar adalah sekelompok konsumen yang jadi sasaran untuk pendekatan bisnis supaya membeli produk atau jasa yang ditawarkan bisnis tersebut. (telkomsel.com)

Siapa target pasar properti? biasanya adalah orang yang butuh rumah tinggal atau yang mau beli rumah sebagai investasi.

2. Buat Website dan Media Sosial

Salah satu cara yang efektif adalah dengan melakukan pemasaran secara online yaitu dengan membuat website properti.

Kuncinya ialah website yang menarik sekaligus informatif. Apalagi jika disertakan dengan media sosial, akan lebih maksimal.

3. Konten yang Menarik

Kalau website atau akun medsosnya di biarkan kosong, percuma juga!

Coba dech mulai serius dengan ngonten sepuataran real estate / properti, kontennya : informasi, tips dan trik, review properti dan lainnya.

Video pendek adalah kunci, rutin upload video pendek di reels instagram, youtube short atau tiktok. Fokus di 3 platform itu saja.

Baca Juga :  5 Ide Jualan Minuman Yang Terbukti Laku Setiap Hari

4. Maksimalkan Pemasaran Offline

Jangan lupakan pemasaran offline. Buat brosur atau leaflet yang informatif, sebarkan di tempat strategis, atau bahkan ikut pameran properti.

Inti pemasaran offline agar menjangkau konsumen yang tidak aktif di dunia digital.

5. Gunakan Strategi Open House

Strategi open house merupakan cara yang efektif untuk memasarkan produk real estate.

Dengan mengadakan open house, konsumen dapat melihat properti secara langsung dan mengetahui fitur-fitur yang ditawarkan. Selain itu, open house juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menjalin hubungan dengan konsumen.

6. Rajin Bangun Hubungan dengan Konsumen Lama

Konsumen yang sudah pernah membeli produk kita sebelumnya cenderung lebih nyaman dan lebih mudah dipercayai dibandingkan dengan konsumen baru.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga hubungan baik dengan konsumen lama dan memberikan layanan yang baik.

7. Bekerja Sama dengan Agen Penjualan

Agen penjualan yang berpengalaman dapat membantu kita dalam mengenali target market serta memberikan saran strategi pemasaran yang tepat.

Selain itu, agen penjualan juga dapat membantu kita dalam menjual produk ke konsumen.

8. Manfaatkan Platform Pemasaran Online

Manfaatkan platform pemasaran online seperti OLX, rumah123, atau properti.com dapat menjadi cara yang efektif untuk memasarkan produk real estate.

Platform ini dapat digunakan untuk mempromosikan properti yang akan dijual dan menjangkau konsumen yang berada di berbagai wilayah. Selain itu, platform pemasaran online juga dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli.

9. Manfaatkan Social Event

Social event ini dapat digunakan untuk menjangkau konsumen yang berada di wilayah tersebut dan memberikan informasi tentang produk yang ditawarkan.

Selain itu, social event juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menjalin hubungan dengan konsumen.

Baca Juga :  Mencari Uang Saat Hamil: 7 Ide Bisnis yang Bisa Dijalani di Rumah

Kesimpulan

Dalam menjual produk real estate, mengenali target market dan menggunakan strategi pemasaran yang tepat merupakan hal yang penting.

Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan dari produk real estate yang dijual. Pemasaran yang tepat akan membantu pengembang untuk mencapai tujuan dan target yang diinginkan. Namun, perlu diingat bahwa pemasaran adalah proses yang berkelanjutan, sehingga harus selalu diperbarui dan dioptimalkan sesuai dengan perkembangan pasar dan kondisi ekonomi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top