Tips mengelola finansial rumah tangga

Mengelola keuangan dalam keluarga merupakan hal atau perkara yang terbilang gampang susah karena kita perlu lebih cermat dalam mengaturnya apalagi saat ini yang bertepatan dengan masa pandemic berikut dikutip dari situs web gatra Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Univeristas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr. Naelati Tubastuvi, S.E., M.Si. mengatakan pengelolaan keuangan di Masa Pandemi diperlukan protokol keuangan yang baik.

Menurutnya setiap individu harus melakukan financial planning yaitu proses mencari tujuan hidup melalui manajemen kuangan secara terencana. Pengelolaan arus kas keuangan bisa menggunakan prosentase masing masing pos pengeluaran, misalnya cicilan utang maksimum 30 persen, zakat 2,5 persen, investasi 20-30 persen, pengeluaran rutin 20-40 persen dan life style maksimum 20 persen dari pemasukan.

Nah momz beberapa hari yang lalu mendapatkan zoominar mengenai pengelolaan keuangan ini yang diadakan komunitas bu profesional beberapa tips yang bisa digunakan:

  1. Selalu bersyukur dan menggali hikmah hidup
  2. Kompak keluarga sebagai home team
  3. Cek kondisi finansial saat ini (financial chek up)
  4. Bedah pengeluaran
  5. Susun tujuan hidup dan susun prioritas tujuan keuangan dalam jangkan 3 tahun kedepan
  6. Alokasikan dana darurat
  7. Rutin investasi

Lalu bagaimana Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar bisa lebih hemat

  1. Rutin mencatat rincian keuangan

Mencatat rincian keuangan yang masuk dan keluar sekaligus menjadi tolak ukur aktivitas transaksi keuangan kita dengan begitu kita akan mudah mengetahui jalanya uang yang keluar masuk sehingga bisa melakukan evaluasi untukkedepanya

2. Membuat Rencana Belanja Bulanan dengan Matang

Tetapkan kebutuhan bulanan sesuai dengan budget keuangan sehingga  bisa memastikan apa yang harus Anda beli dan berapa biaya yang dikeluarkan selain itu juga bisa menekan pembelian barang-barang lain yang tidak begitu penting.

3. Menghitung seluruh pendapatan

Agar cara mengatur keuangan kit lebih efektif, penting untuk menghitung seluruh pendapatan dalam satu bulan. Dalam hal ini, masukkan semua penghasilan utama maupun tambahan milik sendiri dan juga pasangan.

Dengan Memiliki catatan penghasilan akan mempermudah kita dalam mengatur keuangan. Mengapa? Karena kita bisa langsung mengatur alokasi biaya untuk kebutuhan yang harus dipenuhi.

4. Hemat dalam Menggunakan Listrik

Dalam sebuah rumah, penggunaan listrik sangat berpengaruh terhadap pengeluaran. Untuk itu, usahakan kita selalu berhemat dalam menggunakan listrik.

Terapkan beberapa tips menghemat listrik Seperti menggunakan lampu secukupnya dan matikan alat-alat elektronik yang sekiranya tidak terpakai.

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang satu ini juga akan membantu kita untuk hidup lebih minimalis.

5. Segera Bayarkan Hutang!

Sudah menjadi hal yang wajar bagi rumah tangga memiliki hutang. Entah itu hutang kepada bank atau lembaga lainnya. Tidak salah memiliki hutang, tetapi pastikan kita mampu membayarnya tepat waktu. Apabila menunda-nunda pembayarannya, maka hutang tersebut semakin menumpuk dengan beban bunga dan denda. Hal ini tentu akan membuat keuangan menjadi berantakan.

6. Menjaga limit hutang

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik dan benar bukan berarti harus terbebas dari hutang. Tetapi, agar keuangan tetap stabil, kita harus mengetahui seberapa besar limit dan resiko yang Anda miliki saat menentukan besaran hutang. Sesuaikan besar hutang dengan pendapatan yang kita miliki. Dan juga, pastikan kebutuhan lainnya tetap terpenuhi.

7. Sisihkan Dana Darurat

Menyisihkan sebagian uang untuk dana darurat adalah hal tidak bisa terlewatkan. Pasalnya, dalam suatu rumah tangga seringkali terjadi hal yang tidak terduga dan membutuhkan biaya dalam waktu cepat. Setidaknya, ketika telah memiliki dana darurat, kita tidak perlu bingung untuk mencari uang.

8. Bedakan Keinginan dan Kebutuhan

Salah satu cara mengatur keuangan bulanan rumah tangga yaitu harus pandai membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tentu setiap manusia memiliki keinginan dan hasrat untuk memiliki sesuatu.

Tetapi, jika hal itu tidak begitu penting, maka lebih baik untuk menahannya. Untuk itu, kita harus tau mana yang merupakan kebutuhan atau hanya keinginan semata.

9. Pangkas dan minimalkan Liburan dan Makan di Luar

Acara liburan atau makan-makan bersama keluarga terkadang dibutuhkan untuk mempererat hubungan dan menjadi lebih dekat satu sama lain. Selain itu, liburan juga menjadi momen berharga bagi sebuah keluarga yang jarang berkumpul karena kesibukan di hari kerja. Meski begitu, usahakan kita jangan terlalu sering pergi berlibur atau makan diluar. Untuk lebih hemat, kita bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dengan memasak atau menonton film di rumah. Dengan begitu, kita bisa hemat dan tidak perlu keluar banyak biaya.

10. Miminkan Gaya Hidup

Satu hal yang harus menjadi prinsip bagi yang ingin berhemat, yaitu meminimalisir gaya hidup. Jangan terlalu menuntut gaya hidup yang tinggi untuk bersaing dengan orang lain. Sesuaikan hal tersebut dengan kemampuan kita. dengan begitu, kita bisa mengatur keuangan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *