Pekerjaan Ibu Rumah Tangga yang Bisa Menghasilkan Uang

Sebagai ibu rumah tangga, mereka dituntut untuk mengurus keluarga sepanjang hari, sehingga waktu untuk mencari uang dengan bekerja di kantor pun sulit dilakukan. Tidak jarang karena adanya keterbatasan waktu yang sudah semakin sedikit dalam mengurus keluarga, mereka rela keluar dari pekerjaan tetapnya untuk menjadi ibu rumah tangga.

Tapi, setelah keluar dari pekerjaan, bukan berarti kita tidak bisa mencari uang. Masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan agar bisa menambah penghasilan keluarga. Meskipun begitu, tetap saja kita harus berkemauan keras dan kompeten dengan pekerjaan tersebut. Apa saja sih pekerjaan yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga?

pekerjaan ibu rumah tangga yang bisa menghasilkan uang

Pekerjaan Ibu Rumah Tangga yang Bisa Menghasilkan Uang

1.Membuka les privat
Kalau kamu memiliki latar belakang pendidikan atau keguruan, tidak ada salahnya kamu menjadi guru les privat. Kamu bisa melakukannya di rumah maupun di rumah murid kamu. Dengan melakukan pekerjaan les privat, selain bisa mendapatkan uang tambahan, kamu juga bisa mendapat pahala sebagai guru pemberi ilmu pengetahuan.

Tapi ingat, tawarkan jasa les sesuai dengan kemampuan kamu. Misalnya saja kamu lulusan sastra, bisa memberikan jasa les bahasa dari bahasa yang telah kamu kuasai. Berbeda lagi kalau kamu lulusan sains, seperti matematika, kimia, atau pelajaran fisika. Cari saja murid-murid anak sekolah, karena mereka sering mencari guru les privat sains.

Salah satu pelajaran yang saat ini umum dicari adalah akuntansi. Jika kamu berlatarbelakang lulusan akuntansi, tawarkan saja keahlian kamu untuk mengajar, karena anak sekolah pun juga sedang banyak yang mencarinya. Intinya, ilmu-ilmu yang kamu kuasai bisa menjadi pekerjaan yang bisa mendapatkan uang.

2.Catering
Kamu punya hobi memasak? Kenapa tidak mencoba untuk membuka catering harian saja? Jika kamu berpikir membuka catering sulit dan membutuhkan banyak modal, pemikiran itu salah. Kenapa? Karena kamu bisa membuka bisnis catering dari yang kecil terlebih dahulu.

Kamu bisa memulainya dari teman-teman kantor atau lingkungan rumah sekitar. Jika menurut kamu sudah sukses dan mulai berpengalaman, kamu bisa meluaskannya ke cangkupan yang lebih besar. Misalnya saja kamu bisa menawarkan jasa catering kamu melalui sosial media atau website.

Dengan begitu, jasa catering kamu bisa lebih dikenal banyak orang dan seiring berjalannya waktu, banyak orang dari berbagai kalangan akan memesan makanan kamu. Jadi, jangan sia-siakan keahlian memasak kamu, ya.

3.Membuka jasa loundry
Sekarang ini, tidak sedikit keluarga yang sulit mencari pembantu rumah tangga, sehingga pakaian-pakaian kotor di rumah pun menjadi terbengkalai. Tidak sempatnya kita mencuci pakaian, tentu membuat pakaian kotor tersebut semakin lama semakin menumpuk.

Karena situasi itulah, kamu bisa berkesempatan untuk membuka jasa loundry. Kalau kamu serius, jangan lupa sediakan beberapa mesin cuci dan mesin pengering agar kamu tidak kerepotan dengan pesanan yang begitu banyak.

Untuk menghemat pengeluaran, kamu bisa menggunakan mesin pencuci sekaligus mesin pengering. Dengan begitu, kamu juga bisa menghemat ruang dan memakai sisa ruangnya untuk mengumpulkan pakaian customer atau lemari pakaian yang sudah kering.

Bisnis rumah seperti ini tergolong cukup menguntungkan, apalagi kalau rumah kamu berada di kawasan yang banyak anak mahasiswa atau pekerja kantoran yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci. Jadi, sangat disayangkan kalau kamu melewatkan potensi tersebut.

4.Event Organizer
Pekerjaan ibu rumah tangga yang bisa dilakukan lainnya adalah menjadi event organizer. Memang tidak semua orang memiliki keahlian dalam mengatur sebuah acara. Tapi, pekerjaan ini tidak ada salahnya kamu mencobanya, terutama kalau kamu suka kerja dengan cara bersosialisasi dan mengorganisir sesuatu.

Jika belum memiliki banyak kenalan untuk melakukannya, mulai saja dari lingkup kecil, seperti acara ulang tahun teman atau anak teman, outing maupun seminar kantor. Agar mempermudah kamu mengatur acaranya, jangan lupa mencari partner yang cocok sebagai rekan kerja. Sebagai event organizer tidak mungkin bekerja sendiri, jadi cari partner yang benar-benar serius dan teliti agar nantinya bisa terus dipercaya banyak orang.

5.Make up artist
Jika kamu perhatikan baik-baik di zaman millenials ini, sudah mulai banyak kaum perempuan yang sengaja meluangkan waktunya untuk belajar tata rias. Hal tersebut disebabkan karena sekarang kaum perempuan, khususnya anak-anak muda ingin memiliki keahlian untuk mempercantik diri, apalagi dunia make up semakin hari semakin berkembang di Indonesia.

Karena potensi itulah, kalau kamu memiliki keahlian dalam menata rias, tidak ada salahnya membuka jasa make up artist, seperti menata rias orang lain atau membuka kelas tata rias. Kamu bisa memulainya dari keluarga atau teman terdekat dulu. Setelah itu, promosikan hasil karyamu di media sosial. Untuk mendapat kepercayaan orang lain, kamu bisa saja membuat tutorial cara make up secara video maupun artikel.

6.Jualan online
Salah satu pekerjaan ibu rumah tangga yang saat ini sedang populer adalah berjualan online. Cara ini merupakan cara yang paling mudah, karena tidak membutuhkan keahlian khusus dan hanya membutuhkan smartphone saja serta jaringan internet yang lancar.

Ibu Rumah Tangga Bisa Bekerja Juga Loh, Salah Satunya Oriflame!

Jualan online yang saat ini menjadi favorit ibu rumah tangga adalah berjualan Oriflame. Ya, salah satu produk kecantikan tersebut bisa membuka peluang usaha bagi ibu-ibu rumah tangga yang ingin mencari pendapatan tambahan. Berbagai macam kelebihan dari berjualan Oriflame menjadi penarik perhatian para ibu-ibu untuk mecobanya.

pekerjaan ibu rumah tangga yg bisa menghasilkan uang

Apa saja sih kelebihan-kelebihan itu?

1.Repeat order tinggi
Kelebihan dari berjualan Oriflame adalah adanya repeat order yang tinggi. Produk kecantikan maupun perawatan wajah merupakan barang wajib yang dimiliki oleh perempuan agar bisa tetap tampil cantik dan bersih. Hampir semua perempuan pasti menyisihkan uangnya untuk membeli produk-produk kecantikan dan perawatan wajah setiap bulannya, sehingga bisnis ini menjadi potensi yang besar setiap bulannya.

Misalkan saja, mereka membeli bedak atau sabun muka yang bisa mereka pakai selama 1 bulan. Bulan berikutnya pasti mereka akan membelinya lagi. Jadi, karena adanya repeat order inilah yang membuat kaum ibu-ibu meluangkan waktunya untuk berbisnis Oriflame dan memiliki perputaran uang yang cepat.

2.Memiliki banyak jenis produk
Tidak semua perusahaan kecantikan memiliki banyak produk untuk ditawarkan ke customer. Biasanya hanya sekedar produk kecantikan atau perawatan saja. Tapi berbeda dengan Oriflame. Di Oriflame, kamu bisa menjual berbagai macam produk, mulai dari minyak wangi, skin care, perlengkapan mandi, produk nutrisi, sampai perawatan tubuh pun ada.

Kalau kamu berbisnis Oriflame, akan sangat memungkinkan orang memesan lebih dari 1 produk, karena kebutuhannya yang sangat lengkap.

3.Harga terjangkau
Kelebihan yang menjadi sasaran ibu rumah tangga memilih Oriflame sebagai bisnis sampingan mereka adalah harganya yang terjangkau. Menurut kebanyakan orang, produk kecantikan mahal-mahal. Hanya membeli 1 produk saja sudah menghabiskan Rp 300.000 lebih. Namun, kalau kamu memilih Oriflame, harganya bisa lebih terjangkau dan kamu bisa menghemat pengeluaran untuk membeli produk kecantikan.

Karena adanya potensi harganya yang lebih murah dan berkualitas baik, ibu-ibu rumah tangga memilih berbisnis Oriflame dibandingkan produk lainnya. Tidak heran kalau orang yang berbisnis Oriflame cepat mendapatkan untung karena customer memilih untuk mencari harga yang lebih murah.

4. Daftar cuma 49.900 (kadang cuma 10.000)

Iya ini benar adanya, daftar di oriflame murah banget, kalau pas ada promo malahan cuma 10rb an, buat jajan bakso aja masih kalah mahal. hehe

Dari kelebihan-kelebihan di atas, tidak ada salahnya, bukan kamu juga berbisnis Oriflame? Dengan bisnis seperti ini, kamu tidak perlu repot-repot keluar rumah karena bisa dikerjakan di rumah sekaligus mengurus keluarga. Sangat menguntungkan bisnis Oriflame, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *